Mesir Dijadikan Boneka Politik Amerika

Mesir Dijadikan Boneka Politik Amerika

Mesir Dijadikan Boneka Politik Amerika | Un1x Project | Amerika adalah negara yang sangat kuat dan memainkan skenario yang sangat rapi dan tertutup untuk melebarkan pengaruhnya ke seluruh dunia. Dari pengamatan saya dari berbagi sumber, ada banyak boneka yang dimiliki oleh amerika yang tersebar di seluruh dunia. Salah satu orang terkenal yang dicurigai sebagai boneka Amerika adalah Ex Presiden Mesir, Mubarak.

Mesir Dijadikan Boneka Politik Amerika
Mubarak terkenal sebagai salah satu boneka Amerika, dengan membantu Amerika dalam perang Gulf War di 1991. Untuk timbal baliknya Amerika melunaskan hutang Mesir sebesar 20 Billion Dollar. Mesir saat dipimpin Mubarak juga adalah Penerima bantuan terbesar Amerika. Walaupun saat itu Mubarak membuat banyak kebijakan yang menguntungkan Amerika, pada dekade terakhir ini Mubarak mulai bekerja di luar kebijakan Amerika, itu membuatnya tidak dipercayai Amerika, dan sebaliknya menjadi boneka yang tidak produktif lagi. Mubarak pernah menolak untuk mengirim pasukan ke Irak untuk membantu Amerika, dan Mubarak terakir kalinya juga menolak Program "Proteksi" Nuklir Amerika 2009.
Dan tentunya Amerika tidak menyukai tindakan perlawanan ini,

Dengan guncangnya kestabilan politik di Mesir, Amerika dengan mulus masuk pada skenario pemberontakan pada 2011 di Mesir yang besar-besaran. Orang-Orang Mesir pada saat itu bukan pura-pura marah tapi memang benar-benar sangat marah, Amerika menggunakan amarah rakyat untuk menurunkan bonekanya yang lama sudah tak berdaya; Mubarak dan berencana menggantikannya dengan presiden baru dan yang lebih bisa berkooperasi dengan Amerika.

Apa Yang Mereka Mau dari Mesir?
Infrastruktur energi Mesir saat ini dinilai memunyai peran vital untuk menyuplai minyak mentah ke seluruh dunia. Seperti diketahui, Mesir menjadi tempat sejumlah jaringan pipa terpenting, seperti jalur pipa Sumed, dan membawahi Terusan Suez yang merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Quote:
7.5% perdagangan Maritim (Perdagangan Maritime) melalui rute Suez Canal ;
20% Traffic perdagangan tersebut adalah Tanki-Tanki pembawa Oil, dan 6% adalah Gas Bumi.
Sekitar 2.4M tong oil ditransfer melalui rute ini setiap hari.
jaringan pipa Sumed yang mengalirkan lebih dari dua juta barel minyak per hari
Sejak 1955, 2/3 perdagangan minyak melewati Mesir
Apa kalian berpikir bahwa Amerika tidak mungkin bisa mempengaruhi stabilitas politik Mesir dengan melakukan skenario pemberontakan?

Jangan salah, pemberontakan ini sudah direncanakan untuk terjadi. Di masa penggulingan Mubarak, Amerika mungkin telah membangun issue dan membuat warga Mesir berpikir bahwa presiden lama (Mubarak) adalah tirani/diktator harus digulingkan dan digantikan dengan presiden baru (Morsi). Padahal siapa yang tahu kalau Presiden Baru itu ternyata juga seorang Tirani.

Ini adalah taktik Amerika, sebuah strategi yang biasa dijalankan secara rapi dan tertutup untuk mengendalikan negara-negara luar. Mereka suka bermain dan bersembunyi di balik amarah rakyat, seolah-olah berdiri atas nama rakyat dan atas nama Demokrasi Amerika "Meliberisasikan" negara tersebut untuk memilih boneka barunya.

Bukti nyata: Hillary Clinton telah bertemu dengan militer mesir (presiden pilihan Mesir adalah Pilihan Amerika juga)

baca: http://www.bbc.co.uk/news/world-middle-east-18846208

Hillary Clinton dan Kepala Militer Mesir

Kepala Militer Mesir,Tantawi bersepakat dengan Amerika untuk mengangkat Morsi sebagai presiden, yang sudah sangat jelas bahwa dia adalah boneka Amerika. Dengan dukungan Militer Mesir membacking Morsi, akhirnya Morsipun menjadi presiden yang baru.

Tapi tak lama tetapi Morsi mendukung perang Amerika, dan rakyat menyadari kebusukan Morsi, bahwa ia hanya bawahan Amerika.
July 2013, 30 Miliar orang datang untuk DEMO. Padahal seluruh Rakyat Mesir jumlahnya hanya 80Miliar. Sangat besar bukan?

Dengan angka sebegitu besarnya mereka bisa menurunkan Morsi tanpa memerlukan Militer. Tetapi tolong perhatikan ini:
Quote:
"Kalau bukan militer yang menurunkan maka bukan militer yang menaikkan, jika bukan Militer yang menaikkan maka ada kesempatan bukan Boneka yang menjadi Pemimpin"
Itulah kenapa militer Mesir akhirnya berpura pura mendukung rakyat dengan ikut menjatuhkan Morsi, "Militer ingin rakyat menganggapnya sebagai pahlawan dan pihak yan baik" sehingga mereka bisa ikut campur kembali untuk memilih Presiden Baru.
Militerpun akhirnya menurunkan Morsi disaat saat terakir untuk tetap mendapatkan dukungan Rakyat. Rakyatpun tak lama mendukung kebijakan Militer, karena mereka menurunkan Morsi. Rakyat Mesir telah lupa bahwa dulunya Morsi sendiri adalah pilihan Militer tersebut pada awalnya.

Militer sekarang mempunyai pilihan barunya, Mohammad Elbaradei. Banyak yang skeptis mengenai Elbaradei bahwa ia adalah boneka baru Amerika, sedangkan Militer mengaku bahwa Ia "sejujurnya" adalah pilihan pertama. Saat ini Elbaradei menjadi Wakil President. Kita bisa lihat bantuan-bantuan di balik Elbaradei adalah dari Amerika, ini telah dibuktikan lagi dengan tindakan Elbaradei yang sudah siap menandatangani pinjaman uang IMF Loan, IMF Loan yang saya maksudkan adalah sebuah pinjaman sebesar $4.8B yang akan menjerumuskan sebuah negara pada utang yang tak akan pernah terbayar, seperti yang sudah saya bahas di Issue: "Slavery Salary For Freedom", Menetapkan sebuah negara untuh berhutang tak ada habisnya dan mengikat mereka kepada Amerika. 

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments