JEJAK KAKI Berusia 5.000 Tahun

JEJAK KAKI Berusia 5.000 Tahun


Dua jejak kaki raksasa yang diperkirakan berusia 5.000 tahun ditemukan di daerah kepulauan Lolland, Denmark, pada awal November 2014.

Jejak kaki ini diperkirakan milik manusia primitif yang tengah mencari ikan di sebuah teluk. Para arkeolog mengatakan bahwa ini adalah jejak kaki primitif yang pertama kali ditemukan di Denmark.

"Ini benar benar luar biasa, menemukan jejak kaki manusia," ujar Terje Stafseth seorang arkeolog dari Museum Lolland-Falster seperti dikutip dari Live Science.

"Biasanya kita hanya menemukan sampah dalam bentuk tembikar, tapi di sini kita temukan hal yang sama sekali berbeda dari jejak masa lalu, yaitu jejak kaki yang ditinggalkan manusia," lanjutnya.

Para arkeolog juga menambahkan, jejak kaki ini dibuat oleh dua orang yang berbeda karena ada perbedaan ukuran yang terlihat pada jejak ini. Salah satu jejaknya terlihat lebih kecil dari yang lain.

Stafseth mengatakan, cuaca dan badai menjadi faktor kunci yang mengawetkan jejak kaki manusia primitif ini. Menurutnya, jejak kaki ini tercetak ketika manusia primitif sebagai nelayan berusaha untuk memindahkan peralatan mereka.

Jejak ini tercetak ketika mereka memijakan kaki lebih dalam dan lama ke dasar teluk yang kemudian tertutup oleh pasir yang terbawa oleh gelombang laut.

Selama satu tahun terakhir, Stafseth dan rekannya berusaha mengumpulkan sisa-sisa peninggalan manusia zaman batu di daerah ini, dan selama pencarian Stafseth banyak menemukan artefak berupa alat alat penangkap ikan yang digunakan pada zaman dahulu.

Menurut Stafseth, pada tahun 1872 Laut Baltik membanjiri kepulauan Lolland dan menewaskan 80 orang di sana. Selain jejak kaki, para arkeolog juga menemukan beberapa tengkorak hewan yang diperkirakan telah mati sejak 4 ribu tahun sebelum masehi.

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments