PULAU Bouvet Yang Paling SEPI di Dunia

PULAU Bouvet Yang Paling SEPI di Dunia

Di Selatan Samudera Atlantik, ada pulau tersepi di dunia. Di pulau ini hanya ada pinguin. Jarak dari pulau terdekat adalah 1.600 km.
Dilansir dari Conde Nast Traveler, Selasa (25/6/2013), Pulau ini bernama Bouvet Island. Pulau ini memiliki sejarah yang rumit. Bouvet adalah nama pelaut Perancis yang pertama kali melihatnya tahun 1739. Sebelum ditemukannya Antartika, Pulau ini diyakini terletak di titik paling selatan bumi. Namun lokasinya tak terlacak.

Pulau Bouvet Island akhirnya ditemukan kembali oleh sepasang ekspedisi Inggris pada abad ke-19. Kemudian mereka memberikan nama Lindsay Island, lalu menjadi Liverpool Island. Pada tahun 1927, sebuah ekspedisi Antartika Norwegia mengklaim Bouvet adalah tanah Norwegia.

Sebenarnya Bouvet Island hanya menjadi sebagian kecil bagian dari Norwegia. Hal ini karena letaknya hampir 8.000 mil (12.874 km) jauhnya dari Oslo. Pulau ini tidak berpenghuni, bervulkanik, dan memiliki gletser yang tertutup gurun seluas hampir setengah ukuran Kota Manhattan, New York, AS.

Sangat sulit bagi traveler mengunjungi Bouvet Island. Tempat terdekat dari pulau ini adalah Gough Island, sekitar 1.600 km di sebelah utara, dan pesisir Antartika, sekitar 1.770 km di sebelah selatan. Kapal yang menyeberangi Selatan Atlantik harus menghabiskan berhari-hari untuk mencapai Bouvet Island, kecuali jika cuaca sedang sangat baik.

Satu-satunya stasiun penelitian di Bouvet juga telah hancur oleh gempa bumi pada tahun 2006. Sekarang penghuni pulau ini hanya para penguin sebanyak lebih dari 100 ribu ekor. Secara internasional tempat ini diakui sebagai pelestarian burung dan anjng laut.

Begitu sulitnya untuk traveling ke Bouvet Island, membuat pulau ini menjadi berlian yang harus digapai oleh wisatawan dunia. John Clouse, yang mendapat penghargaan "Worlds most traveled man," versi Guinness Book of World Records tercatat belum pernah mengunjungi Bouvet Island.

Penerus Clouse, Charles Veley, akhirnya mencapai pulau Bouvet Island pada tahun 2003. Veley menghabiskan 72 hari perjalanan dan melakukan pendaratan helikopter yang berbahaya. Traveler ini akhirnya masuk ke dalam catatan sejarah manusia, yang berhasil menjejakkan kaki di pulau paling sepi sedunia.

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments