Manusia RAKSASA Berasal dari Dalam Perairan

Manusia RAKSASA Berasal dari Dalam Perairan

Selama berabad-abad, selain cerita rakyat tentang putri duyung dan makhluk dasar laut, tidak sedikit yang pernah menyaksikan sendiri sejumlah makhluk misterius di kolam atau sungai yang dalam gelap maupun di dasar samudera. Oleh karena itu, para ilmuwan pun terinspirasi, apakah manusia bisa menjadi makhuk amfibi yang bebas bergerak ? Makhluk aneh dasar laut kerap menampakkan dirinya.
Asal muasal legenda tentang makhluk aneh di dasar laut sudah lama kita dengar. Selama bertahun-tahun, penulis Rusia Gorpovsky terus mengumpulkan cerita yang digambarkan oleh orang-orang yang pernah menyaksikan sendiri terkait makhluk dasar laut, di antaranya banyak yang pernah mengalaminya sendiri. Pada 1522 silam, ada yang pernah menggambarkan sebuah gambar grafis untuk pelayarannya mengelilingi dunia Ferdinand Magellan (seorang petualang Portugis), di samping kapal uap gambar terkait ada seekor duyung.

Dalam “topdal” (catatan pelayaran) seorang navigator lain bernama Hudson, dimana pada salah satu halaman “topdal” tersebut pada 15 Juni 1608 silam disebutkan : “Hari ini saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri sesosok makhluk yang belum pernah saya saksikan sebelumnya .....dada dan punggungnya seperti fisik wanita, berkulit putih, rambut hitam mengkilat, sementara pada bagian bawah adalah ekor seperti lumba-lumba”.

Suatu hari, novelis Ivan Sergeyevich Turgenev terjun ke sungai untuk mandi, ia melihat seorang wanita dari species monyet. Lalu, ia menceritakan pertemuannya itu kepada Guy de Maupassant (penulis Perancis), kemudian ia menulis alur cerita itu ke dalam novelnya “The Horla”

Pada tahun 1982 silam, penyelam Soviet bertemu dengan seorang perenang di bawaah air yang sama persis di danau Baikal, mereka memiliki postur badan setinggi 3 meter, tubuh mereka terbalut rapat dengan seragam kerja warna silver, tidak membawa peralatan pasokan oksigen bawah air di kedalaman 50 meter, hanya memakai topi selam bundar dan berenang dengan kecepatan fantastis.

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments