Ekonomi Indonesia di Mata Dunia

Ekonomi Indonesia di Mata Dunia

Ekonomi Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat, artikel dibawah ini akan memberikan gambaran kepada anda tentang Ekonomi Indonesia di Mata Dunia, artikel ini diambil dari berbagai sumber, yang semoga dapat memuaskan anda dengan informasi lengakap seperti yang anda harapkan, selamat menikmati.

baca juga : 30 Tentara Hantu Indonesia Kalahkan 3.000 Gerilyawan Kongo 

1. Gambaran Posisi Ekonomi Indonesia di Mata Dunia


Kondisi ekonomi global setiap hari terus berputar tanpa henti. Dalam kancah perekonomian dunia Indonesia tentu memiliki peran di dalamnya. Namun, tahukah Anda seperti apa posisi Indonesia dalam kancah internasional? Ada sisi baik dan buruk tentang kondisi perekonomian Indonesia di mata dunia.

Sisi baiknya, Indonesia adalah negara eksportir karet terbesar kedua setelah Thailand dengan nilai 4,7 USD pada 2015. Indonesia juga merupakan tambang emas terbesar kedua setelah Uzbekistan dengan produksi 1,1 juta oz emas pada 2014. Indonesia menduduki peringkat ke 86 negara terbersih dari korupsi. Yang sebelumnya pada 2013 menduduki ranking 114, tahun 2014 naik ke peringkat 88, dan tahun 2015 naik ke peringkat 86. Sayangnya, Indonesia menduduki urutan ketiga pada indeks kepercayaan konsumerisme setelah India dan Philipina.

Meski begitu, rasio hutang Indonesia menduduki peringkat ke-7 yang mana artinya Indonesia cukup hati-hati ketika berhutang ke luar negeri. Namun, jumlah penduduk Indonesia terbesar kelima dengan jumlah 255,4 juta jiwa setelah Cina (1,3 miliar jiwa) dan India (1,2 miliar jiwa). Meskipun bensin sering mengalami kenaikan dan penurunan, harga bensin di Indonesia menduduki peringat ke-10 termurah di dunia.

2. Ekonomi Indonesia Di Mata Dunia Inilah Faktanya

Menjadi negara maju pasti jadi impian setiap bangsa di dunia. Tidak ada warga negara yang bangga jika tempat tinggalnya disebut sebagai negara terbelakang atau negara miskin. Sama halnya dengan Indonesia. Kita sebagai rakyat Indonesia pasti bangga jika tanah air yang tercinta ini disebut sebagai negara yang maju. Namun, faktanya sampai pada saat ini, Indonesia masih termasuk negara yang masih pada tahap negara berkembang.

Sebagai negara yang sedang berkembang, ada beberapa tokoh di negara kita ini mencoba untuk memecahkan masalah-masalah perekonomian, baik untuk meningkatkan pertumbuhan negara maupun memperbaiki sistem perekonomian Indonesia. Sebagian dari kita mungkin juga sudah tahu, untuk membangun suatu negara diperlukan empat unsur utama, yaitu sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), modal, dan kewirausahaan.

Negara Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia ini, dengan jumlah pemilih mencapai 187 juta orang. Angka ini meliputi  67 juta pemilih pemula. Berarti tinggi nya angkatan kerja di Indonesia, sehingga membuat Indonesia ekonomi nya dapat tumbuh dan berkembang. Indonesia merupakan negara yang mempunyai peran penting dalam bidang ekonomi. Memang pada tahun 98 lalu ekonomi Indonesia sempat lumpuh karena krisis finansial Asia. Negara Indonesia kemudian bangkit dan tumbuh menjadi negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Indonesia juga menjadi anggota G20 dan salah satu negara terbaik dari sisi performa kinerja ekonomi.

Indonesia kemudian dikategorikan dalam kelompok ekonomi Mint, bersama Meksiko, Nigeria, dan Turki. Mint merupakan kelompok ekonomi pasar baru yang terus berkembang. Negara dengan penduduk terpadat ke-4 terbanyak dunia itu diproyeksikan akan masuk dalam 7 negara terbesar di dunia tahun 2030.

Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia kembali masuk dalam jajaran negara tujuan utama investasi dunia dengan menyandang predikat investment grade. Indonesia pun tetap tumbuh kuat di masa resesi global karena ditopang konsumsi domestik yang sehat. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia terus tumbuh dan diperkirakan mencapai 5,7 persen.

Namun, 32 juta orang Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Potensi perekonomian Indonesia pun masih digerogoti oleh tingginya praktik korupsi dan minimnya infrastruktur. Di tengah krisis global, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata di atas 6% dan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di dunia setelah tiongkok yang tumbuh sebesar 7,7%. pertumbuhan ekonomi seperti malaysia hanya tumbuh 5,3%, Singapura 1,5%, Vietnam 4,4% dan Thailand 2,6%. Ekonomi yang tumbuh dengan stabil maka mendorong investor menanamkan modalnya.

Kondusifnya iklim investasi di Indonesia mendapatkan pengakuan dari tiga pemeringkat internasional yang menempatkan Indonesia sebagai Negara layak investasi. oleh Moody’s pada akhir JUni 2013 menaikan prospek peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi positif pada level Baa3. The Fitch mempertahankan peringkat Indonesia pada level BBB- dengan prospek stabil. Japan Credit Rating Agency (JCRA) mempertahankan peringkat investasi Indonesia pada BBB – dengan prospek stabil.

3. Perkembangan Ekonomi Indonesia di Mata Dunia

Banyak orang yang mengira bahwa perkembangan ekomoni Indonesia di mata dunia semakin menurun, hal tersebut dinilai wajar, karena mereka yang berpikir demikian hanya melihat dari beberapa sektor, seperti harga beberapa barang yang mahal, dan harga Dollar yang sedikit naik, walaupun dalam kurun waktu beberapa minggu belakangan ini rupiah mengalami penguatan terhadap dollar, dll.

Pada kenyataannya hal yang tersebut tidak benar, beberapa tahun belakangan ini Indonesia sedang menjadi perbincangan dunia, karena berhasil meningkatkan taraf perekonomiannya. Hal ini berdasarkan berbagai macam faktor, seperti eksport import yang semakin membaik, nilai investasi yang semakin membaik, devisa negara yang terus naik, dll. Yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Indonesia kali ini adalah pasar global, yang sebentar lagi akan hadir.

A. Perkembangan ekonomi

Indonesia adalah salah satu negara yang patut diperhitungkan dunia, bagaimana tidak Indonesia memiliki banyak sekali hal yang tidak dimiliki oleh banyak negara seperti sumber daya manusia yang selalu siap bekerja, sumber daya alam yang melimpah, selain itu lokasi Indonesia yang cukup strategis juga membuat Indonesia dilirik oleh banyak pihak, untuk berbagai macam hal, salah satunya adalah untuk berinvestasi.

Tahun 2013 lalu Indonesia berhasil menjadi sorotan dunia karena berhasil menaiikan pertumbuhan ekonominya sebesar 6,3 %, nilainya hanya terpaut sedikit dibandingkan dengan China yang berhasil naik sekitar 7,7%. Disusul pada tahun 2014 kemarin Indonesia kembali berhasil menaikkan pertumbuhan perekonomiannya sebesar 0,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ini yang kemudian menjadikan Indonesia disorot oleh berbagai macam pihak, seperti diketahui bersama beberapa tahun silam Indonesia dikabarkan mengalami krisis perekonomian yang cukup pelik, namun dengan adanya kenyataan ini. Indonesia sudah mulai kembali bangkit. Ada beberapa hal yang saat ini terus digalakkan oleh pemerintah untuk memperbaiki perekonomian Indonesia seperti sektor pertanian, sektor industry, sektor energi, dll.

B. Perkembangan sumber daya manusia

Untuk masalah sumber daya manusia tidak perlu dibicarakan lagi. Indonesia termasuk ke dalam salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak, sehingga tidak heran jika sumber daya manusia di Indonesia sangat melimpah. Beberapa tahun belakangan ini pemerintah sedang giat untuk menaikkan taraf pendidikan di Indonesia, sehingga wajar belakangan ini kualitas pendidikan di Indonesia juga semakin meningkat dan sumber daya manusia produktif menjadi semakin baik. Hal tersebut terbukti dengan maraknya berbagai macam proyek pekerjaan baik dalam skala kecil maupun skala besar, salah satu usaha kreatif yang sedang booming saat ini adalah usaha online.

C. Perkembangan pariwisata

Perkembangan dalam dunia pariwisata tentunya tidak boleh dianggap remeh, pariwisata berhasil menyumbang devisa yang cukup besar untuk negara, ini juga yang secara tidak langsung memberikan dampak perkembangan ekonomi Indonesia menjadi lebih baik. Saat ini pemerintah, terutama Presiden Joko Widodo tengah berusaha mengembangkan 10 destinasi wisata menjadi bertaraf internasional, jika hal ini berhasil bukan tidak mungkin devisa yang akan masuk juga akan bertambah besar. Beberapa tahun belakangan ini saja pariwisata Indonesia sudah mulai menunjukkan peningkatan sebesar 6,6 % dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, dll.

D. Perkembangan dalam bidang investasi

Perkembangan investasi negara Indonesia juga menjadi sorotan belakangan ini. Presiden Joko Widodo tengan gencar mempromosikan Indonesia ke mancanegara sebagai negara yang paling pas untuk berinvestasi. Hal tersebut dilakukan untuk membuat para investor di luar negeri tertarik untuk datang dan berinvestasi di Indonesia, dan ternyata hal tersebut tidak sia-sia, pada awal tahun ini. Ada banyak sekali investor yang mulai berdatangan dan melakukan investasi di Indonesia, itu sebabnyak harga rupiah mulai menguat.

Para investor tersebut melihat bahwa perkembangan perekonomian Indonesia dari tahun ke tahun mulai mengalami peningkatan selain itu perkembangan keamanan Indonesia juga semakin membaik.

Faktor External juga turut membuat para investor tertarik untuk menginvestasikan uangnya di Indonesia, sebut saja, negara China yang menaikkan upah buruhnya, para investor yang enggan dengan kenaikan upah tersebut tentunya akan mencari negara dengan upah yang mereka inginkan.

E. Semakin baiknya nilai tukar rupiah

Hal lainnya yang membuat perekonomian Indonesia semakin menguat adalah semakin menguatnya nilai tukar rupiah. Beberapa waktu lalu sempat terjadi penurunan nilai tukar rupiah atau nilai tukar rupiah menjadi melemah terhadap Dollar, namun hal tersebut idak berlangsung lama. Kini pada awal tahun ini rupiah mulai menguat, dan membuat pasar perekonomian Indonesia semakin menggeliat.

F. Posisi ekonomi Indonesia di mata dunia

Sudah sepatutnya Indonesia sebagai negara yang patut untuk diperhitungkan dunia, bagaimana tidak Indonesia memiliki semua fasilitas yang jarang dimiliki oleh negara manapun. Kini Indonesia sudah mulai bangkit, dan hal itu terbukti dengan peningkatan taraf hidup masyarakatnya dan juga peningkatan daya belinya berdasarkan USD.

Tahun 1998 yang lalu Indonesia memang benar-benar terpuruk, namun seiring dengan berjalannya waktu, dan banyaknya perbaikan yang berhasil dilakukan oleh pemerintah, membuat Indonesia kembali bangkit dan benar-benar mengguncang dunia, terbuki dengan beberapa tahun yang lalu Indonesia berhasil menduduki posisi 15 besar untuk tingkat perekonomian di mata dunia, dan kini Indonesia berhasil menduduki peringkat ke 9 dunia masih berdasararkan laporan dari bank Dunia.

Tidak hanya itu berdasarkan prediksi dan perkembangan perekonomian Indonesia bukan tidak mungkin bahwa tahun 2030 mendatang Indonesia akan menduduki peringkat ke 5 dunia, setelah China, United States, India, dan Japan. Sedangkan tahun 2050 kelak Indonesia akan menduduki peringkat ke 4 dunia di bawah China, India dan United States. Tentunya ini akan menjadi hal yang membanggakan. Selain itu juga menjadi cambukan untuk pemerintah dan masyarakat Indonesia utnuk membuat negara ini semakin berkembang dan membuat negara ini menjadi salah satu negara maju.

G. Indonesia peringkat 9 ekonomi dunia

Indonesia patut berbangga diri karena saat ini Indonesia telah menjadi negara yag menduduki peringkat ke 9 dunia, untuk masalah peningkatan perekonomian berdasarkan info dari Bank dunia. Hingga akhir tahun 2014 kemarin PDB Indonesia berhasil mencapai US$ 2,55 triliun. Hal ini setingkat di atas negara Inggris, dengan PDB yang naik sekitar US$ 2,4 triliun.

Peningkatan nilai ekonomi ini dihitung berdasarkan daya beli baik barang maupun jasa yang ada di suatu negara menggunakan dollar. Istilah seperti ini lebih dikenal denagn sebutan Purchasing power parity atau disingkat menjadi (PPP).

Seorang Ekonomon dari Bank BDS, Gundy Cahyadi pernah mengemukakan bahwa pusat perekonomian yang awalnya berkiblat atau dipegang oleh Amerika, dan juga Eropa kini mulai beralih ke kawasan Asia. Jadi anggapan bahwa Amerika Serikat sebagai kekuatan besar ekonomi dunia kini telah beralih ke kawasan Asia, terutama China. Tentunya ini akan menjadi sebuah kesempatan yang baik bagi Indonesia untuk semakin meningkatkan daya saing dan juga sumber daya manusianya, untuk membuat ekomoni Indonesia di mata dunia semakin maju.

4. Posisi Ekonomi Indonesia di Mata Dunia

Ekonomi Indonesia - Sebelum kita bahas lebih jauh tentang posisi perekonomian Indonesia di tingkat dunia, ada baiknya anda membaca informasi tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia 2013 yang tentunya masih ada kaitannya dengan posisi perekonomian Indonesia di tingkat dunia. Sebagai bahan kajian tambahan kemarin juga sudah kami tulis lagi artikel tentang sosial ekonomi yang tentunya hal ini akan semakin menambah wawasan kita dalam bidang perekonomian. Nah, mari kita lanjut ke bahasan utama pada artikel ini sesuai dengan judul di atas.

Perekonomian dunia masih di dominasi oleh kekuatan lama dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Uni Eropa dan negara-negara Asia timur seperti China, Jepang dan Korea. Ketiga negara tersebut telah mulai meyeruak dalam persaingan besar ekonomi dunia dan menatang perekonomian AS dan Uni Eropa yang telah lebih dulu maju.

Jika kita mencermati lebih jauh tentang posisi dan peta ekonomi dunia tersebut lalu sebenarnya posisi ekonomi indonesia di mata dunia itu seperti apa, karena ekonomi Indonesia menunjukan gejala yang stabil dan tahan krisis, dan menurut beberapa pihak di yakini memiliki posisi yang cukup bagus di dunia. Berikut coba kami paparkan posisi ekonomi indonesia di mata dunia.

A. Posisi Ekonomi Indonesia di mata Dunia di Tingkat Regional

Untuk kawasan regional, dalam hal ini Asia dan Asean, Indonesia memiliki catatan petumbuhan ekonomi yang cukup menggembirakan dengan pertumbuhan ekonomi mencapai angka 6,3 persen di tahun 2013 yang lalu, hanya kalah tipis dengan negara China yang ternyata mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 7,7 persen. Dan di tahun 2013 ditargetkan lagi untuk meningkat sampai dengan 6,5 persen.

Untuk mendukung upaya peningkatan pertumbuhan tersebut maka pemerintah dalam hal ini di sampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa baru-baru ini mengatakan bahwa, memperkuat pertumbuhan ekonomi domestik adalah salah satu target kita yang akan dicanangkan pemerintah. Lalu yang kedua adalah menjaga daya beli masyarakat agar tetap tinggi agar laju inflasi bisa ditekan dan melancarkan distribusi barang. Sementara untuk kawasan Asean, posisi Indonesia menjadi negara yang tahan akan hantaman krisis dibanding negara-negar Asean lainnya. Itulah posisi ekonomi indonesia di mata dunia di tingkat regional serat kiat-kita mempertahankannya.

B. Posisi Ekonomi Indonesia di Mata Dunia di Tingkat Global

Untuk tingkat global atau tingkat dunia, Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik disamping China dan India, Jika bisa meningkatkan produktivitas sumber daya manusia dan melakukan efisiensi dalam hal bidang energi maka menteri perkonomian Agus Martowardojo optimis bahwa Indonesia bisa masuk jajaran peringkat tujuh besar pertumbuhan ekonomi dunia.

Hal ini tidak terlepas dari faktor ekonomi pembangunan, pengelolaan energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan produktivitas sektor pertanian disinyalir akan menjadi sektor utama yang bisa mencapai target tersebut di samping dengan mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas yang sudah di milki sekarang. Kelas menengah yang terus meningkat di anggap salah satu faktor yang akan mempertkuat perekonomian Indonesia karena dengan bertambahnya kelas menengah akan menambah juga belanja masyarakat yang berguna bagi perekonomian negara.

Saat ini di Indonesia di perkirakan telah ada peningkatan kelas menengah samapi di angka 90 juta jiwa. Peningkatan kelas menengah yang terjadi di Indonesia ini hanya kalah oleh negara lainnya yang juga memiliki penduduk yang banyak dan mencatatkan perkembangan ekonomi bagus yakni China dan India. Itulah sekilas tentang posisi ekonomi indonesia di mata dunia.

5. Tokoh Ekonomi Indonesia di Mata Dunia

Pembicaraan mengenai aspek kehidupan di bidang ekonomi sepertinya tidak pernah habis untuk dilakukan. Berbagai usaha para pelaku dan pengamat ekonomi dalam meningkatkan kualitas perekonomian negara selalu menjadi motivasi kuat untuk diperbincangkan dalam ranah perekonomian negara, termasuk pula di dunia.

Berbagai hal mengenai ekonomi dianggap sangat berpengaruh terhadap aspek kebudayaan lainnya sehingga untuk menentukan sebuah negara mengalami perkembangan di bidang pembangunan, maka hal pertama yang dilihat adalah kondisi perekonomiannya.

Oleh sebab itu, setiap negara selalu memiliki tokoh ekonomi yang berperan penting untuk meningkatkan stabilitas perekonomian negara. Bukan hanya pemikirannya saja yang diambil, tapi juga bagaimana tokoh ekonomi tersebut mampu mengaplikasikan dan merealisasikan pemikirannya mengenai perekonomian tertentu.

Tidak terkecuali negara Indonesia yang saat ini masih berada di posisi sebagai negara berkembang karena tingkat perekonomiannya belum mampu bersaing secara luas di kancah perekonomian dunia. Namun, dengan berbagai upaya dari para tokoh ekonomi Indonesia, perekonomian yang masih labil ini diharapkan mampu berkembang lebih pesat sehingga Indonesia bisa menjadi negara maju yang dapat bersaing di era globalisasi.

Peran Tokoh Ekonomi Indonesia

Indonesia memiliki beberapa pemikir yang ikut berperan serta dalam memajukan negara Indonesia. Para pemikir tersebut merupakan ahli di berbagai bidang. Indonesia seperti kebanyakan negara-negara di dunia, mempunyai berbagai permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas sebuah sistem bernegara.

Terutama permasalahan mengenai ekonomi. Permasalahan ini mau tidak mau membuat para tokoh ekonomi Indonesia turut campur, paling tidak sebagai seorang pendidik yang mengajarkan ilmu-ilmu ekonomi pada generasi muda. Sehingga diharapkan, generasi muda Indonesia mampu menangani berbagai permasalahan ekonomi.

Peran tokoh ekonomi sendiri sebenarnya tidak hanya sebatas memberikan kontribusi berupa pemikiran dan realisasi ide. Mereka juga berperan terhadap pendidikan masyarakat mengenai pengetahuan dan wawasan berekonomi di dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat awam sekalipun memiliki pemahaman mengenai hal tersebut.

Hal ini merupakan bagian penting yang juga turut berpengaruh terhadap pembangunan suatu negara karena pembangunan suatu negara maju tidak hanya dilihat dari faktor ekonomi saja, tapi juga dari faktor budaya yang di dalamnya muncul ide atau gagasan mengenai berbagai pengetahuan dan wawasan ekonomi.

Lantas pada saat perekonomian suatu negara mengalami kemunduran, para tokoh ekonomilah yang akan disorot untuk bisa memberikan kontribusi lebih daripada hanya sekadar menyumbangkan ide. Tokoh ekonomi ini diperlukan untuk bisa memberikan motivasi kepada masyarakat agar mampu berdikari secara ekonomi sehingga tidak hanya mengandalkan pemerintah untuk meningkatkan status perekonomian di negara ini.

Artinya, peran tokoh ekonomi dalam sebuah sistem perekonomian negara meliputi penggagas berbagai kegiatan ekonomi, pendidik masyarakat di bidang ekonomi, serta pelaku dan pengamat ekonomi. Oleh karena itu, ilmu ekonomi pun mengajarkan bagaimana cara yang baik untuk mengolah berbagai sumber daya ekonomi agar kebutuhan ekonomi bisa terpenuhi dan masalah ekonomi bisa diatasi dengan baik.

Seperti yang sudah dipaparkan di atas, setiap negara memiliki tokoh ekonomi yang berperan penting dalam pencapaian stabilitas perekonomian negara. Begitu juga dengan Indonesia yang memiliki banyak tokoh ekonomi yang menginspirasi dan bisa emmotivasi kita untuk turut andil dalam mencapai stabilitas perekonomian di Indonesia. Para tokoh ekonomi Indonesiatersebut rata-rata memang memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi di Indonesia. Beberapa tokoh ekonomi Indonesia tersebut di antaranya adalah:

A. Muhammad Hatta (Bung Hatta)

Tokoh ekonomi ini sepertinya merupakan tokoh ekonomi yang paling berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi negara Indonesia. Beliau mendirikan satu badan usaha yang berlandaskan azas kekeluargaan dalam sistem pengelolaannya, atau yang sekarang ini sering kita sebut dengan Koperasi.

Oleh karena itu, sebagai simbol penghormatan, Bung Hatta mendapat julukan sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Sebagai seorang ekonom, Bung Hatta memulai kiprahnya pada usia yang sangat muda, 15 tahun. Ia tergabung dalam satu organisasi bernama Jong Sumatranen Bond sebagai seorang bendahara.

Kemudian pada 1922, Bung Hatta kembali ‘mengibarkan sayapnya’ di dunia perekonomian Indonesia. Pada saat itu, ia kembali tergabung dalam satu organisasi bernama Indische Vereeniging, dan juga menjabat sebagai bendahara.

Azas kekeluargaan tersebut sangat berbeda dengan sistem perekonomian yang diberlakukan di perusahaan-perusahaan simpan pinjam atau BANK. Dalam sistem koperasi, masyarakat sangat diberikan kemudahan dalam hal menabung dan meminjam dana sehingga tidak diperlukan waktu dan syarat yang rumit untuk bisa mendapatkan pinjaman modal usaha.

Itulah sebabnya, sistem koperasi hingga saat ini masih berjalan dengan lancar. Bahkan banyak sekali masyarakat yang memercayakan investasi mereka di koperasi karena selain memiliki tabungan untuk masa depan, mereka juga bisa saling membantu sistem perekonomian masyarakat satu sama lain.

B. Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo

Beliau adalah seorang pendidik di bidang ekonomi. Pada masa pemerintahan presiden Soeharto, ada beberapa murid beliau yang menjabat sebagai menteri. Seperti, Ali Wardhana, Widjojo Nitisastro, dan JB Sumarlin. Pada pemerintahan Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian, dan Menteri Riset dan Teknologi. Artinya, beliau tidak hanya menggagas ide ekonomi tertentu, tapi juga terjun langsung untuk bisa memanajemen perekonomian negara.

C. Syahril Sabirin

Beliau pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. pada masa jabatannya, Syahril mengalami banyak sekali permasalahan, salah satunya yang terberat adalah ketika ia dipaksa mundur dari kursi kepemimpinan BI. Syahril juga sangat menentang tindak korupsi, sama halnya dengan tokoh-tokoh ekonomi Indonesia yang lain. Kiprahnya di dunia internasional juga tidak perlu diragukan. Beliau pernah menjabat di Bank Dunia selama tiga tahun sebagai Senior Financial Economist untuk wilayah negara Timur Tengah dan Afrika.

Idenya yang menolak tindakan korupsi tersebut merupakan hal yang patut dicontoh oleh masyarakat Indonesia. Meskipun pada kenyataannya, hal tersebut sangat sulit dilakukan karena banyak orang yang justru melakukan tindakan tersebut demi kepentingan ekonomi individu, tanpa memperhitungkan efek negatif yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan negara.

D. Boediono

Boediono menjabat sebagai Wakil Presiden Periode 2009-2014, mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden, Boediono pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, dan berbagai jabatan menteri yang tentu saja masih berhubungan dengan dunia perekonomian Indonesia.

Pada saat menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 2001, Boediono bisa membawa Indonesia bisa bebas dari bantuan Dana Moneter Internasional. Bersama dengan Menteri Koordinator Perekonomian, Dorodjaton Kuntjoro Jakti. Boediono merupakan tokoh ekonomi yang dinilai pintar dalam mengelola ekonomi makro.

E. Sri Mulyani Indrawati

Beliau sepertinya merupakan tokoh ekonomi wanita satu-satunya yang dimiliki Indonesia. Meskipun demikian, pemikirannya mengenai ekonomi tidak bisa diremehkan. Beliau juga terpilih sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia sejak 2010. Menurut sebuah majalah bertaraf Internasional, Sri Mulyani menjadi tokoh wanita urutan ke-23 yang paling berpengaruh di dunia.

Pemikiran para tokoh ekonomi Indonesia, rupanya juga membawa pengaruh bagi dunia internasional, seperti yang terjadi pada Syahril Sabirin dan Sri Mulyani Indrawati. Sumbangan mereka terhadap negara Indonesia juga tidak bisa dikatakan sedikit. Semoga saja perekonomian di Indonesia akan ikut merasakan dampak positif yang dibawa oleh para tokoh-tokoh ekonominya.

Dengan adanya tokoh ekonomi tersebut, diaharapkan masyarakat juga mampu mengambil banyak pelajaran mengenai kehidupan berekonomi. Kelima tokoh yang berperan secara aktif dalam kehidupan ekonomi di Indonesia itu patut menjadi contoh bagi sebagaian besar masyarakat Indonesia yang masih belum memahami sepenuhnya hakikat perekonomian di suatu negara.
Faisal Basri Tokoh Ekonomi Indonesia yang Kritis

Sebutan tokoh ekonomi Indonesia layak diberikan pada Faisal Basri. Kritikannya kepada pemerintah cukup tajam. Sebagai seorang yang memulai karier sebagai peneliti, Faisal Basri sangat tahu apa dan bagaimana keadaan ekonomi Indonesia. Laki-laki kelahiran Bandung, Jawa Barat, 6 November 1959 ini selalu tergelitik untuk berkomentar kalau sudah menyangkut hajat hidup orang banyak.
Deklarator dan Penggagas

Faisal Basri angat aktif dalam banyak organisasi, baik berupa kepartaian, profesi maupun oragnisasi nirlaba. Di antara organisasi tersebut, Faisal bahkan termasuk ke dalam jajaran deklarator atau penggagas. Misalnya, Faisal adalah salah satu pendiri Mara (Majelis Amanah Rakyat) yang merupakan bibit terbentuknya Partai Amanat Nasional.

Faisal juga merupakan penggagas dan ketua Presidium Nasional Pergerakan Indonesia (PI). Demi mendukung penegakan etika berbangsa dan bernegara yang baik, Faisal ikut serta dalam deklarasi Gerakan Kepatutan yang dilakukan di Yogyakarta, 4 Desember 2004.
Faisal dan KPPU

Kini laki-laki yang mempunyai 3 orang anak ini adalah salah satu anggota Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU). Jabatannya ini sudah dipegangnya sejak 2000. Sudah banyak langkah yang diambil oleh komisi ini. Di antara kasus yang cukup menyita perhatian publik adalah kasus dugaan monopoli yang dilakukan oleh Carrefour. Sayangnya kasus ini dimenangkan oleh Carrefour.

Kasus yang terbaru adalah adanya kasus dugaan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan oleh PT Pertamina dan PT Medco. Belum ada kabar apakah kedua perusahaan besar tersebut berhasil mengalahkan KPPU atau tidak. Tapi tentunya, kedua perusahaan yang bergerak di bidang migas tersebut terutama PT Medco akan mengajukan keberatan dan akan mengajukan banding. Apapun yang telah dilakukan oleh KPPU harusnya dihargai oleh semua pihak demi menjamin berlangsungnya bisnis yang bersaing dengan sehat.
Pendidikan dan Karir di UI dan Perguruan Tinggi Lainnya

Faisal Basri adalah lulusan Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), Jakarta, pada 1985. Setelah itu, beliau melanjutkan studinya ke Vanderbilt University, USA pada 1988. Faisal mulai mengabdikan dirinya sebagai dosen di almamaternya sejak 1981. Kecerdasannya memang sangat dibutuhkan dalam bidang pendidikan. Analisa dan kekritisannya cukup berisi dan didengar oleh pemerintah.

Faisal juga mengajar di Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan (MPKP), Program Pascasarjana Universitas Indonesia (1988 -sekarang). Keahliannya dalam bidang penelitian membuatnya pernah ditunjuk sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, FEUI pada 1993-1995.

Selain aktif di UI, Faisal Basri juga aktif di beberapa lembaga, baik yang ikut didirikannya, seperti Instutute for Development of Economics & Finance (Indef), maupun di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Jakarta. Faisal pernah menjabat sebagai ketua di STIE Perbanas ini dari pada 1999-2003. Faisal yang pernah aktif di dunia politik sebagai Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional, kini lebih memfokuskan diri di KPPU dan kegiatan akademis.

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments